Persepsi Sosial dan Interaksi Simbolik dalam Fenomena Merokok pada Mahasiswi Berhijab di Kota Malang

Authors

  • Reny Masyithoh Institut Agama Islam Al-Khoziny
  • Irfani Zukhrufillah Universitas Gajayana
  • Anisa’ul Mukaromah Universitas Gajayana
  • Novi Ratriningtyas Universitas Gajayana

DOI:

https://doi.org/10.55397/cps.v5i2.147

Keywords:

mahasiswi berhijab, merokok, fenomenologi, identitas, stigma sosial

Abstract

Mahasiswi berhijab kerap diposisikan sebagai representasi perempuan Muslim ideal yang mencerminkan nilai religius, kesantunan, dan moralitas. Di lingkungan kampus, identitas mereka tidak hanya dinilai secara akademis, tetapi juga melalui perilaku dan ekspresi keagamaan. Namun, konstruksi sosial tersebut tidak selalu dijalani secara utuh. Salah satu fenomena yang memicu perdebatan adalah mahasiswi berhijab yang merokok, yang dianggap bertentangan dengan citra religius yang dilekatkan pada mereka. Penelitian ini bertujuan mengungkap makna, motivasi, dan pengalaman mahasiswi berhijab yang merokok di Kota Malang. Dengan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi, data diperoleh melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik merokok dimaknai sebagai bagian dari pencarian identitas diri, pengelolaan stres, serta bentuk resistensi terhadap stereotip sosial. Perilaku ini perlu dipahami dalam konteks pengalaman personal, tekanan lingkungan, serta negosiasi antara nilai religius dan gaya hidup modern.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhi, Irawan Sapto. 2020. Doktor: “Rokok Elektrik Bisa Lebih Berbahaya Ketimbang Rokok Tembakau”. Jakarta idn.

Aedianto, Elvinaro dan Bambang Q-Anees. 2014. Filsafat Ilmu Komunikasi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Ahmadi, Abu. 1999. Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta.

Ahmadi, Dadi. 2005. “Interaksi Simbolik: Suatu Pengantar”. Jurnal. Volume 9 Nomor 2. Jakarta: Direktur Jendral Pendidikan Tinggi.

Bourdieu, P. (2021). Structures, Habitus, and Practices [1977]. In Readings for a History of Anthropological Theory, Sixth Edition.

Creswell, J. w. (2019). Research Design: pendekatan kualitatif, kuantitatif dan campuran.

Ritzer, G. (2014). Teori Sosiologi Dari Sosiologi Klasik Sampai Perkembangan Terakhir Postmodern.

Setiawan, H. (2019). Wanita, Jilbab & Akhlak. CV Jejak, anggota IKAPI. Soemardjan, S. (1981). Perubahan Sosial di Yogyakarta. Fadly Kurniawan.

Sugiyono, P. D. (2019). Metode Penelitian Pendidikan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Agus. (2018). Informan Dan Pemilihan Informan Dalam Penelitian Kualitatif. Sistem Informasi Akuntansi: Esensi Dan Aplikasi, December, 14.eprints.polsri.ac.id

Afandi, A. D. (2016). Perilaku Merokok Pada Mahasiswi Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. (skripsi). Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Anggraeni, Dini. (2013). Studi Tentang Perilaku Pengendara Kendaraan Bermotor di Kota Samarinda (The Study On The Behavior Of Motorits In Samarinda). Jurnal: Ejournal Sosiatri-Sosiologi, 1 (1), Hml. 10-19.

Jasmani. (2013). Hijab dan Jilbab Menurut Hukum Fikih. Al-Adl. Volume 6, No. 2, Juli hlm. 69

Akbar, F. M. R. (2014). Mahasiswi perokok : Studi fenomenologi tentang perempuan perokok di kampus The Smoking Students : Phenomenology study of female smokers in the campus Fauzi Maulana Rizky Akbar. 33–40.

Akda, Q. (2016). Peranan Teman Sebaya Dalam Pendidikan Formal (Studi Pada Siswa SMA Bina Jaya di Kecamatan Kertapati Palembang). 15(2), 1–23.

Muhlis, A. dan Norkholis (2016). Analisis Tindakan Sosial Max Weber Dalam Tradisi Pembacaan Kitab Mukhtashar Al-Bukhari (Studi Living Hadis). Volume 2, No. 2, Oktober hlm. 14-15. Vol. 1 Nomor 2, Oktober hlm. 248.

Panjaitan, V. R. U. (2013). Marginalisasi Perempuan Berjilbab Perokok. (Analisis Wacana Kritis Sara Mills Mengenai Marginalisasi Perempuan Berjilbab Perokok alam Buku Perempuan Berbicara Kretek pada Sub Bab Rokok dan Jilbab Karya Des Christy Tahun 2012). (skripsi). Bandung: Universitas Komputer Indonesia

Pratikasari, Natalia. (2014). Makna Merokok Bagi Perempuan Berjilbab di Surabaya. Volume 2, No. 3, hlm. 6-7.

Utari, Gineung C. (2010). Hubungan Pengetahuan, Sikap, Persepsi dan Keterampilan Mengendara Mahasiswa Terhadap Perilaku Keselamatan Berkendara (Safety Riding) di Universitas Gunadharma Bekasi Tahun 2009. Diakses melalui: responsitory.uinjkt.ac.id/dscape/handle/12345678/25568. Jakarta: UIN Jakarta.

Ariyanti, D. (2012). Konsep Diri Wanita Perokok yang Berjilbab di Surabaya Asmara, R. (2016). Stres Kerja dan Perilaku Merokok Pada Pegawai Negeri di Kota

Gorontalo. Revista Brasileira de Ergonomia, 3(2), 80–91.

Creswell, J. w. (2019). Research Design: pendekatan kualitatif, kuantitatif dan campuran.

Dovianda, T. R. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Merokok Pada Wanita (Factors Of Influence Smoking Behavior in Women). 105(3), 129 – 133

Al Bachri. (1991). Ada Apa dengan Rokok. Diakses pada 31 juni 2025. (http://sekolahindonesia.com ).

Anonym. (2016). Pengertian Perempuan dan Sejarah Pergerakan Perempuan di Indonesia dan Dunia. Diakses pada 12 juni 2025. ( http://bit.ly/money_crypto).

Haq. F.U. 2018. Hijabers Community Bandung: Rangkul Muslimah Muda Jemput Hidayah (https://www.ayobandung.com/read/2018/01/24/27878/hijaberscommunity- bandung-rangkul-muslimah-muda-jemput-hidayah).

Latief, Muhammad. 2017. Lebih dari 6 Juta Wanita Indonesia Perokok Aktif. Diakses pada 11 April 2025 (https://www.aa.com.tr/id/budaya/lebih-dari-6- juta-wanitaindonesia-perokok-aktif-/873926)

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Masyithoh, R., Irfani Zukhrufillah, Mukaromah, A., & Ratriningtyas, N. (2025). Persepsi Sosial dan Interaksi Simbolik dalam Fenomena Merokok pada Mahasiswi Berhijab di Kota Malang. Communicator Sphere, 5(2), 97–113. https://doi.org/10.55397/cps.v5i2.147